312 Calon Jemaah Haji Ikuti Pembinaan Kesehatan Jelang Keberangkatan April Nanti
Rabu (18/2), sebanyak 312 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Probolinggo mengikuti pembinaan kesehatan jemaah haji keberangkatan tahun 2026. Selain CJH, kegiatan di Puri Manggala Bhakti ini juga diperuntukan bagi tenaga kesehatan haji, petugas haji, ketua kloter, pembimbing haji serta dokter penanggung jawab.
KANIGARAN – Rabu (18/2), sebanyak 312 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota
Probolinggo mengikuti pembinaan kesehatan jemaah haji keberangkatan
tahun 2026. Selain CJH, kegiatan di Puri Manggala Bhakti ini juga
diperuntukan bagi tenaga kesehatan haji, petugas haji, ketua kloter,
pembimbing haji serta dokter penanggung jawab.
Pembinaan dihadiri Wali Kota Dokter Aminuddin, Wawali Ina Dwi
Lestari, Pj Sekda Rey Suwigtyo, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi
Jawa Timur, Kepala Wilayah Kantor Haji dan Umroh Kota Probolinggo,
Kabag Kesejahteraan Rakyat, kepala puskesmas se-Kota Probolinggo.
Kepala
Dinas Kesehatan PPKB dr. Intan Sudarmadi, menyampaikan kegiatan ini
bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan jemaah, mencegah penyakit
menular, serta memastikan pembinaan kesehatan dilakukan secara maksimal
dan berkelanjutan.
Selain itu, pembinaan ini juga dimaksudkan untuk mendukung
optimalisasi status kesehatan jemaah serta membekali calon jemaah dengan
pengetahuan kesehatan secara mendalam. “Melalui pembinaan ini
diharapkan seluruh jemaah dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik
fisik maupun mental,” jelas Dokter Intan.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, menekankan
pentingnya istithaah atau kemampuan dalam menunaikan ibadah haji. “Salah
satu yang harus dipenuhi adalah kemampuan atau istithaah, baik
kesehatan mental maupun fisik. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk
memastikan jemaah dapat berangkat, termasuk pada rencana keberangkatan
tanggal 22 April mendatang, dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Ia
juga mengingatkan para calon jemaah agar memanfaatkan pembinaan
kesehatan ini dengan sebaik-baiknya, mengikuti seluruh arahan tenaga
medis, serta menjaga kondisi tubuh selama proses persiapan hingga
pelaksanaan ibadah haji.
“Ibadah haji merupakan hubungan antara manusia dengan Allah SWT.
Namun, kesehatan menjadi bagian penting yang harus dijaga. Dengarkan
arahan dokter, ikuti petunjuk yang diberikan, dan tetap fokus serta
semangat dalam menjalankan ibadah. Jangan mudah menyerah dan luruskan
niat lillahi ta’ala,” pesannya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji
Kota Probolinggo tahun 2026 dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan,
sehingga mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, aman,
dan khusyuk. (sit/fa)