Bimtek Pengembangan Usaha KKMP Dorong Koperasi Profesional dan Berdaya Saing
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (DKUP) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Probolinggo Tahun 2026, Selasa (10/2), di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, dan dijadwalkan berlangsung hingga esok (10-11/2).
MAYANGAN — Pemerintah
Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan
Perdagangan (DKUP) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan
Usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Probolinggo Tahun 2026,
Selasa (10/2), di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)
Kota Probolinggo. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota
Probolinggo, Ina Dwi Lestari, dan dijadwalkan berlangsung hingga esok
(10-11/2).
Wawali menyampaikan bimtek ini merupakan peluang strategis dalam
mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto. Menurutnya, koperasi tidak hanya dimaknai sebagai lembaga
simpan pinjam, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Koperasi
Kelurahan Merah Putih di Kota Probolinggo sudah terbentuk di 29
kelurahan. Tinggal bagaimana membangun dan mengelolanya secara tepat.
Pengelolaan koperasi tidak bisa dianggap mudah, karena di dalamnya
terdapat berbagai kepentingan yang harus disepakati melalui musyawarah
mufakat,” jelas Ina.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik
Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih, sekaligus untuk mendorong inovasi produk dan
jasa, perluasan kemitraan, serta pengembangan jaringan pasar.
“Koperasi tidak hanya berbicara soal pangan seperti beras dan minyak,
tetapi juga UMKM yang bisa diputar menjadi usaha bersama untuk
kepentingan masyarakat. Pengurus koperasi wajib memahami karakteristik
wilayah masing-masing dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada,”
tegasnya.
Sementara
itu, Kepala DKUP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, menyampaikan bimtek
ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan
perkoperasian, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber
daya manusia koperasi. Sekaligus mendorong tata kelola koperasi yang
sehat, bersih, dan profesional dalam menghadapi era digitalisasi
koperasi serta mengoptimalkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi
kerakyatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Giat yang dimulai sekira jam 8 pagi tersebut, juga turut dihadiri
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aries Santoso, serta kepala
perangkat daerah terkait. Dan diikuti pengurus Koperasi Kelurahan Merah
Putih dari 29 kelurahan di Kota Probolinggo, dengan masing-masing
koperasi diwakili oleh tiga orang pengurus. Ada pun narasumber berasal
dari LPK Naynau Jasa Utama Kantor Cabang Jawa Timur di Malang serta
konsultan KSP Kota Probolinggo, Yusuf Sofian. (es/pin)