Fasilitas Olahraga Padel Hadir di Probolinggo, Wali Kota Dokter Amin Dorong Potensi Sport Tourism dan Investasi

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin meresmikan fasilitas olahraga Main Padel Probolinggo, Sabtu (311). Venue olahraga kekinian sekaligus mendukung gaya hidup sehat masyarakat ini berlokasi di eks Pabrik Kulit, di Jalan Basuki Rahmad.

MAYANGAN-Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin meresmikan fasilitas olahraga Main Padel Probolinggo, Sabtu (311). Venue olahraga kekinian sekaligus mendukung gaya hidup sehat masyarakat ini berlokasi di eks Pabrik Kulit, di Jalan Basuki Rahmad.

Padel dinilai sebagai olahraga yang tengah berkembang pesat dan berpotensi mendorong sport tourism serta investasi daerah. “Padel ini olahraga baru yang sedang populer. Tentunya ini menjadi salah satu kelebihan Kota Probolinggo. Para peminat dan penggemar olahraga padel di sekitar Kota Probolinggo bisa bermain di sini, sehingga menimbulkan multiplier effect yang besar,” ujarnya Wali Kota dr. Aminuddin.

Wali kota juga mengapresiasi kehadiran investor yang membawa olahraga padel di kota ini. Ia menyebut, secara karakter permainan, padel memiliki kemiripan dengan tenis lapangan. Namun, punya ritme yang lebih tinggi dan tetap ramah bagi usia dewasa hingga lanjut usia.

“Olahraga ini bisa diikuti usia 40-50 tahun ke atas. Tidak setinggi ritme badminton, masih ada sela untuk bernapas, tidak perlu tenaga ekstra, tetapi keringatnya luar biasa,” jelasnya, usai bermain padel melawan tim Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri.

Ya, usai seremonial peresmian, Wali Kota Dokter Amin bersama Wawali Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr. Evariani, serta jajaran forkopimda berkesempatan turun langsung ke lapangan untuk mencoba bermain padel. Suasana berlangsung hangat dan seru.

Pagi itu, Dokter Amin berpartner dengan coach Main Padel Probolinggo. Sedangkan Kapolresta Rico berpartner dengan head coach padel asal Argentina. Aksi saling adu strategi dan rally panjang di lapangan padel tersebut mengundang antusiasme dan tawa para tamu undangan.

Lebih lanjut, wali kota menilai kawasan eks pabrik kulit masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dengan ketersediaan lahan yang ada, ia membuka peluang investasi lanjutan, mulai dari pengembangan fasilitas olahraga lainnya hingga sektor pendukung seperti perhotelan.

“Saya berharap Main Padel Probolinggo dapat menjadi pusat aktivitas olahraga baru, ruang tumbuhnya komunitas olahraga, serta mendorong gaya hidup sehat dan ekonomi kreatif di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara itu, Direksi PT Main Padel Indonesia, Andre Tan, optimis olahraga padel dapat berkembang dengan baik di Kota Probolinggo. “Kami yakin bahwa di kota manapun olahraga padel bisa berkembang, salah satunya di Kota Probolinggo. Ini merupakan cabang kami yang kelima setelah kota-kota lain seperti Semarang, Cirebon, Tasikmalaya, dan Solo,” ungkapnya.

Ia berharap, kehadiran Main Padel Probolinggo mampu melahirkan atlet padel dari daerah. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya menyiapkan pelatih lokal yang memiliki latar belakang tenis dan terus diasah kemampuannya oleh head coach nasional.

“Di Probolinggo kami sudah memiliki dua pelatih lokal. Mereka basic-nya dari tenis, lalu kami asah terus skill-nya agar bisa terus berkembang dan optimal dalam melatih pemain,” tambahnya.

Diketahui, venue Main Padel Probolinggo mengusung konsep sportainment yang memadukan olahraga dan hiburan. Area ini akan dilengkapi dengan kafe yang menyajikan beragam pilihan makanan dan minuman dengan ambience entertainment yang nyaman bagi pengunjung.

Terkait investasi, Andre menegaskan bahwa fokus utama Main Padel Indonesia di Kota Probolinggo bukan semata pada nilai ekonomi, melainkan pada misi memasyarakatkan olahraga Padel.

“Visi kami adalah mengajak masyarakat untuk cinta olahraga, khususnya padel. Kalau masyarakat antusias dan aktif berolahraga, itu sudah menjadi kepuasan tersendiri bagi kami,” pungkasnya. (mir/fa)


LINK TERKAIT