Hadiri Imtihan Ponpes, Dokter Aminuddin Motivasi Santri Manfaatkan Kuliah Gratis
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menghadiri Haflatul Imtihan atau perayaan akhir tahun pendidikan Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Minggu (8/2) malam. Kehadirannya disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes KH. Dhofir Dimyati, para ustaz dan ustazah, santri-santriwati, serta para wali santri.
KEDOPOK – Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menghadiri Haflatul
Imtihan atau perayaan akhir tahun pendidikan Pondok Pesantren Miftahul
Ulum, Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Minggu (8/2) malam. Kehadirannya
disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes KH. Dhofir Dimyati, para ustaz dan
ustazah, santri-santriwati, serta para wali santri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan apresiasi
atas kiprah Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang telah 28 tahun
berkontribusi dalam mencetak santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan
siap mengabdi kepada masyarakat.
“Pondok
pesantren ini memiliki pengaruh yang luas, terutama dalam penguasaan
ilmu agama dan bahasa Arab. Insyaallah, santri-santri yang menimba ilmu
di sini kelak menjadi generasi yang memiliki peran strategis di
masyarakat tengah, bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi pemimpin dan
wakil rakyat di masa depan,” tuturnya.
Memasuki bulan Syakban dan menjelang Ramadan, ia juga memotivasi
santri-santriwati untuk terus mengamalkan ilmunya di mana pun berada,
tidak terbatas hanya di Kota Probolinggo.
Pada kesempatan tersebut, wali kota juga menyampaikan kabar baik
terkait program beasiswa Pemerintah Kota Probolinggo yang mulai
diberlakukan tahun ini, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap akses
pendidikan yang merata.
“Bagi alumni pondok pesantren yang memiliki semangat melanjutkan
pendidikan namun terkendala kemampuan finansial, dapat mendaftar melalui
kelurahan dan kecamatan. Insyaallah, Pemerintah Kota Probolinggo
memfasilitasi hingga jenjang S1,” jelas Dokter Amin disambut antusias
hadirin.
Selain
sektor pendidikan, wali kota juga menyinggung komitmen pemerintah dalam
mendorong pembangunan wilayah selatan Kota Probolinggo melalui
penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya lewat Koperasi Merah Putih
yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan
kesejahteraan warga.
“Potensi wilayah selatan sangat besar. Dengan kebersamaan dan sinergi
yang kuat, kita bisa bangkit dan bersaing dengan daerah lain. Kerja
sama antara ulama dan umara harus terus kita perkuat,” pungkasnya.
Sebagai lembaga pendidikan keagamaan, selama hamper tiga dekare,
Pondok Pesantren Miftahul Ulum telah menjadi bagian penting dalam
mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. (yul/fa)