Harmoni Silahturami di Bulan Syawal 1447 H, Pemkot - Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota Probolinggo
Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kunjungan Wali Kota Dokter Aminuddin di Masjid Al Qasem Institut Ahmad Dahlan Kota Probolinggo, Sabtu (11/4). Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi yang sarat makna sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Pemerintah Kota Probolinggo dan PD Muhammadiyah (PDM).
KEDOPOK - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kunjungan
Wali Kota Dokter Aminuddin di Masjid Al Qasem Institut Ahmad Dahlan Kota
Probolinggo, Sabtu (11/4). Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi
yang sarat makna sekaligus mempererat hubungan harmonis antara
Pemerintah Kota Probolinggo dan PD Muhammadiyah (PDM).
Kehadirannya disambut Ketua PDM Kota Probolinggo, M. Dawam Ichsan
beserta jajaran, Rektor IAD Beny Prasetya bersama civitas akademika,
organisasi otonom (Ortom), serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah.
Dalam
sambutannya Wali Kota Probolinggo menyampaikan kiprah Muhammadiyah Kota
Probolinggo yang telah berkontribusi nyata di berbagai bidang,
khususnya pendidikan, kesehatan dan layanan sosial. Peran aktif tersebut
dinilai sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah serta
selaras dengan visi Probolinggo Kota Bersolek, yakni Bersih, Elok,
Ramah, Sejahtera, Organik, Lestari, Edukatif, dan Kreatif.
Sebagai bagian dari jaringan pendidikan Muhammadiyah yang mencakup
berbagai jenjang, Dokter Aminuddin memberikan apresiasi kepada Institut
Ahmad Dahlan (IAD) yang dinilainya sebagai simbol kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi di Kota Probolinggo. Menurutnya, keberadaan
IAD mencerminkan perkembangan intelektual yang sangat penting bagi masa
depan daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) sebagai indikator utama kemajuan daerah. Dalam hal ini, peran IAD
dinilai sangat strategis dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya
saing. “IPM kita harus terus kita dorong. Kehadiran perguruan tinggi
seperti IAD menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang cerdas,
adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambah wali kota.
Momentum
halal bihalal ini, menurutnya, harus dimaknai lebih dari sekadar
tradisi tahunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat
kolaborasi lintas sektor sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas
pendidikan dan pembangunan daerah.
“Melalui kebersamaan ini, mari kita perkuat harmoni dan sinergi.
Dengan pendidikan yang maju dan persaudaraan yang kuat, kita optimis
Kota Probolinggo mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,”
tegas Dokter Aminuddin.
Sementara itu, Rektor Institut Ahmad Dahlan Beny Prasetya menegaskan,
bahwa kegiatan Silaturahim Syawal 1447 Hijriah ini menjadi momentum
penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, organisasi
Muhammadiyah, dan pemerintah daerah.
Ia menggarisbawahi perkembangan pesat IAD yang kini telah
bertransformasi dari institusi dengan jumlah mahasiswa terbatas menjadi
perguruan tinggi dengan ribuan mahasiswa. Menurutnya, capaian tersebut
merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat sekaligus komitmen bersama
dalam memajukan pendidikan.
“Perkembangan
IAD hari ini adalah buah dari sinergi dan kepercayaan semua pihak. Dari
yang awalnya kecil, kini kami terus tumbuh dan berkomitmen menjadi
pusat keilmuan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Beny juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan Kota Probolinggo di
bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi
Lestari, yang dinilai berhasil menghadirkan pembangunan yang semakin
tertata dan berorientasi masa depan.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota
Probolinggo dalam menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan daya saing,” pungkasnya.
(mir/fa)