KANIGARAN - Pemerintah
Kota Probolinggo menandatangani Letter of Interest (LoI) kerja sama
investasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan investor luar
negeri yang berlangsung. Tak tanggung-tanggung, 5 perusahaan luar
negeri asal Malaysia siap berinvestasi di kota yang punya branding
Probolinggo Bersolek ini.
5 perusahaan yang dimaksud adalah Good Morning Group BHD, Stunning
Cheers SDN BHD, GPSina SDN BHD, Decon Protech SDN BHD dan Newlla (F) SDN
BHD. Kegiatan yang dilaksanakan di Command Centre Kantor Wali Kota
Probolinggo, Sabtu (31/1) ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama
investasi asing dalam rangka perencanaan dan pengembangan KEK di Kota
Probolinggo.
Wali
Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang siang itu didampingi Wakil Wali
Kota Ina Dwi Lestari mengatakan, penanaman modal sebagai salah satu
faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan
pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran investor luar negeri
mencerminkan kepercayaan terhadap potensi sumber daya dan arah
pembangunan Kota Probolinggo.
“Penandatanganan Letter of Interest ini sebagai pintu masuk
penjajakan investasi dalam rangka pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di
Kota Probolinggo. Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen nyata
pemerintah dalam memperkuat daya saing Kota Probolinggo di kancah
global, sekaligus menjadi titik awal transformasi Probolinggo menuju
pusat ekonomi yang lebih maju melalui kemitraan strategis dengan pihak
swasta dan investor asing,” ujarnya.
Wali kota berharap, penandatanganan letter of interest ini menjadi
langkah awal yang strategis dalam mewujudkan Kota Probolinggo yang
semakin maju, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat. “Saya
meyakini penjajakan ini dapat berkembang menjadi kerjasama yang konkret
dan memberikan manfaat bersama di masa mendatang,” tutupnya.
Kepala
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
setempat, Diah Sajekti Widowati Sigit menambahkan, selain sebagai
penjajakan awal dan pernyataan minat kerja sama antara Pemerintah Kota
Probolinggo dengan pihak-pihak terkait, khususnya investor luar negeri.
“Pengembangan KEK di Kota Probolinggo bertujuan untuk meningkatkan
investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat daya saing Kota
Probolinggo sebagai tujuan investasi dan pariwisata, serta meningkatkan
kualitas hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan
peningkatan pendapatan,” jelasnya.
Pengembangan KEK juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi dan
sumber daya alam Kota Probolinggo agar memiliki nilai ekonomi yang lebih
tinggi, sekaligus meningkatkan kerja sama dalam perencanaan dan
penanganan KEK secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan investor dari Good Morning Group BHD, Datuk
Wira DR. Pua Kim An, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota
Probolinggo atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin melalui
penandatanganan LoI tersebut. Pihaknya meyakini kolaborasi ini akan
memberikan manfaat signifikan bagi kedua belah pihak dan mempercepat
pencapaian tujuan bersama dalam meningkatkan perekonomian serta
kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Probolinggo.
“Ini
adalah momen bagi kedua belah pihak untuk bersatu menciptakan sinergi
yang lebih luas. Letter of Interest ini merupakan bukti bahwa kita
memiliki visi bersama untuk kemajuan dan pembangunan daerah, khususnya
di Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, melalui kerja sama ini, pihaknya
berkomitmen menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya canggih,
tetapi juga inklusif, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya
manusia, kemampuan teknis, dan adaptasi teknologi berstandar kelas
dunia.
“Manfaat sesungguhnya bukan terletak pada apa yang ditanda tangani
hari ini, tetapi pada bagaimana kita menindaklanjutinya ke depan. Tanda
tangan ini adalah langkah pertama. Namun, esensi sejatinya terletak pada
tindakan nyata dan rencana tindak lanjut yang akan segera kami
laksanakan,” tegas Datuk Wira DR. Pua Kim An.
Hadir dalam kegiatan ini, Penjabat Sekda Rey Suwigtyo, Komisaris
Perseroda Bahari Tanjung Tembaga Kota Probolinggo, Agus Effendi, para
asisten dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, serta Direktur
Utama PT Bariq Bumitama Nusantara, Suhada Taufik. (mir)