Larasati Menjadi Pembuka Rangkaian Kalender Event 2026 Kota Probolinggo
Larasati kembali menyapa warga Kota Probolinggo. Event besutan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo ini digelar di Area Jogging Track Taman Maramis, Jumat (27/3) malam.
KANIGARAN - Larasati kembali menyapa warga Kota Probolinggo. Event
besutan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota
Probolinggo ini digelar di Area Jogging Track Taman Maramis, Jumat
(27/3) malam.
Mengusung konsep Jelajah Rasa, Nikmati Seni, Larasati menjadi ruang
kebersamaan bagi masyarakat melalui perpaduan sajian kuliner dan
pertunjukan seni. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya
menghidupkan ruang publik serta memperkuat geliat pariwisata dan ekonomi
kreatif di Kota Probolinggo.
Beragam
sajian kuliner turut meramaikan kegiatan tersebut. Sejumlah pelaku
usaha lokal hadir menawarkan aneka menu, di antaranya Warung Kencur,
D’Bell Pepper, Roti Imoet, Dasaran Godong, hingga angkringan. Sementara
dari sisi hiburan, masyarakat disuguhi penampilan musik pop dari Selaras
Band, karawitan dari BMK Jack Nicklaus, kesenian pandalungan dari
Sanggar Mardi Budoyo, serta musik dug-dug dari Kolosebo Kedungasem.
Turut hadir menyemarakkan Larasati malam itu, Wali Kota Probolinggo
dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, serta Ketua
Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo dr. Evariani. Kehadiran jajaran
pemerintah daerah tersebut menambah semarak suasana kebersamaan bersama
masyarakat.
Selain menyapa warga dan bercengkrama dengan para pengisi acara, wali
kota dan wakil wali kota juga tampak berbaur dengan masyarakat.
Keduanya ikut bernyanyi bersama dan menikmati beragam penampilan seni
tradisional yang ditampilkan sepanjang acara.
Dalam
kesempatan itu, wali kota menyampaikan bahwa Larasati merupakan bagian
dari rangkaian kalender event Kota Probolinggo tahun 2026. Kegiatan
tersebut menjadi salah satu pembuka dari agenda besar kepariwisataan
daerah yang telah disiapkan pemerintah kota.
“Larasati merupakan bagian dari rangkaian event di Kota Probolinggo.
Sebulan lalu, kita sudah meluncurkan kalender event. Ini menjadi salah
satu pembuka event di tahun 2026. Ada 160 event besar yang telah
disiapkan. Silakan nanti dibuka di website Dispopar. Jumlah tersebut
nantinya juga akan ditambah dengan event-event lain, baik di tingkat
kecamatan maupun kelurahan,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan, Larasati juga menjadi ruang untuk
mengangkat dan memperkenalkan potensi seni budaya lokal yang lahir dan
tumbuh dari masyarakat Kota Probolinggo.
“
Agar
kesenian, budaya, serta berbagai potensi dan bakat seni budaya yang
tumbuh di tengah masyarakat Kota Probolinggo dapat terus kita angkat.
Ini merupakan potensi yang orisinal, potensi asli milik masyarakat Kota
Probolinggo,” terang dr. Amin.
Terkait pemilihan lokasi Larasati, Wali Kota dr. Aminuddin menilai
kawasan jalan tembus antara Gladak Serang dan Maramis berpotensi
dikembangkan sebagai ruang aktivitas masyarakat sekaligus titik tumbuh
destinasi baru.
“Selain itu, Larasati kali ini dilaksanakan di jalan tembus antara
Gladak Serang dan Maramis. Tujuannya untuk membuka sekaligus memancing
tumbuhnya destinasi wisata maupun pusat-pusat kuliner baru.” kata wali
kota.(dp/pin)