Napak Tilas Armuzna, Pemkot Probolinggo Bekali Fisik dan Spiritual Calon Jemaah Haji 1447 H
Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Napak Tilas Armuzna yang dirangkai dengan jalan sehat, halalbihalal, dan doa bersama bagi calon jemaah haji tahun 1447 H/2026 M, Kamis (2/4) pagi di halaman Kantor Pemkot Probolinggo. Kegiatan ini dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari.
KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo
menggelar kegiatan Napak Tilas Armuzna yang dirangkai dengan jalan
sehat, halalbihalal, dan doa bersama bagi calon jemaah haji tahun 1447
H/2026 M, Kamis (2/4) pagi di halaman Kantor Pemkot Probolinggo.
Kegiatan ini dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi
Lestari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembinaan calon
jemaah haji yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari manasik
tingkat kecamatan hingga kota, termasuk penguatan spiritual selama
Ramadan. Jalan sehat dimulai dari depan kantor wali kota setempat di
Jalan Panglima Sudirman menuju Jalan Suroyo dan berakhir di area Masjid
Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo.
Kepala
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi
menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi
pasca-Idulfitri, tetapi juga simulasi fisik bagi jemaah.
“Napak tilas ini memberikan gambaran kepada jemaah terkait perjalanan
Armuzna, khususnya saat dari Mina menuju Jamarat yang jaraknya bisa
mencapai sekitar 7 kilometer. Ini menjadi latihan penting agar jemaah
siap secara fisik,” ujarnya.
Didik juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kota
Probolinggo dalam seluruh rangkaian persiapan haji tahun ini. Ia
menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik,
tetapi juga pendalaman spiritual.
“Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai manasik, majelis kajian
haji selama Ramadan, hingga tilawatil Quran. Harapannya, jemaah tidak
hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual untuk
meraih haji mabrur,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari mengingatkan
pentingnya menjaga kebugaran tubuh menjelang keberangkatan haji.
Menurutnya, ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan mental yang prima.
“Rute
hari ini mungkin belum seberapa dibandingkan kondisi di Makkah dan
Armuzna. Karena itu, saya mengimbau jemaah untuk rutin berjalan kaki
minimal 30 menit setiap hari agar tubuh terbiasa,” pesannya.
Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, dalam kesempatan tersebut
menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memantau kesiapan 310
calon jemaah haji, terutama dari sisi kesehatan.
“Kami meminta Dinas Kesehatan untuk terus melakukan pemantauan secara
intensif. Jika ada keluhan, segera diperiksakan agar tidak mengganggu
proses ibadah,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji tetap berjalan
sesuai rencana meskipun terdapat dinamika global. Pemerintah, lanjutnya,
telah menjamin tidak ada tambahan biaya bagi jemaah.
“Insyaallah keberangkatan tetap berjalan lancar. Kami terus
berkoordinasi agar jemaah dapat berangkat dalam satu kloter sehingga
lebih nyaman,” ujarnya.
Salah
satu peserta, Halimah (60), warga Sukabumi, mengaku bersyukur dapat
mengikuti rangkaian kegiatan tersebut setelah menunggu selama 14 tahun.
“Alhamdulillah, meskipun capek tetap semangat. Ini jadi latihan
sebelum berangkat. Saya berangkat menggantikan almarhum suami, semoga
semua rangkaian ibadah nanti lancar,” tuturnya haru.
Senada, Firman, salah satu petugas haji daerah Kota Probolinggo,
menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor utama dalam kelancaran
ibadah haji.
“Ibadah haji itu ibadah fisik. Jemaah harus menjaga kesehatan, pola
makan, dan bagi yang memiliki penyakit tertentu wajib membawa
obat-obatan agar tidak terputus selama di Tanah Suci,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kota
Probolinggo semakin siap, baik secara fisik maupun mental, sehingga
dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan
predikat haji mabrur. (es/pin)