Penguatan SDM, LKK Kanigaran Didorong Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Upaya memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai mitra strategis pemerintah terus dilakukan. Kelurahan Kanigaran, menggelar kegiatan pembinaan LKK bertajuk “Penguatan Peran LKK melalui Peningkatan SDM yang Berkualitas sebagai Motor Penggerak Pembangunan di Wilayah Kelurahan”, Selasa (21/4) di Orin Ballroom and Resto, Jalan Panjaitan.
MAYANGAN - Upaya memperkuat peran Lembaga
Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai mitra strategis pemerintah terus
dilakukan. Kelurahan Kanigaran, menggelar kegiatan pembinaan LKK
bertajuk “Penguatan Peran LKK melalui Peningkatan SDM yang Berkualitas
sebagai Motor Penggerak Pembangunan di Wilayah Kelurahan”, Selasa (21/4)
di Orin Ballroom and Resto, Jalan Panjaitan.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo,
Dokter Aminuddin, dengan didampingi Camat Kanigaran Purwantoro
Noviyanto, Lurah Kanigaran Mas Arik Fajeri Zunaidi, Ketua LPM, Ketua
Pokmas Kanakya, serta Babinsa dan Babinkamtibmas. Ada sebanyak 140
peserta yang hadir merupakan dari unsur RT/RW, PKK, Karang Taruna, LPM,
Posyandu, KDK, hingga perwakilan masyarakat dan kelembagaan kelurahan.
Ketua
Pokmas Kanakya, Hasyim, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan
memperkuat kapasitas LKK dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia, mempertegas peran dalam pembangunan, serta mendorong
partisipasi masyarakat berbasis pemberdayaan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membangun sinergi yang solid antara
LKK dan pemerintah kelurahan, sekaligus memberikan dampak positif dalam
meningkatkan kualitas SDM sebagai penggerak pembangunan di wilayah
Kanigaran,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi,
yakni Dosen Pascasarjana Universitas Wisnuwardhana Malang, Bambang
Winarto, yang memberikan penguatan materi terkait peran strategis LKK
dalam pembangunan berbasis masyarakat.
Sementara
itu dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan
bahwa LKK memiliki peran penting dalam membantu pelaksanaan urusan
pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan di tingkat
kelurahan.
“LKK adalah perpanjangan tangan pemerintah di tingkat akar rumput
yang berperan besar dalam membangun sinergi antara pemerintah dan
masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan
oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pengurus LKK
dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan
profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Selain
itu, Wali Kota Dokter Aminuddin turut mendorong pemanfaatan Koperasi
Merah Putih sebagai akses permodalan bagi pelaku UMKM. Melalui skema
kredit lunak dengan kisaran pinjaman Rp 3 hingga Rp 5 juta per orang,
program ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,
dengan syarat menjadi anggota koperasi, memiliki usaha, serta Nomor
Induk Berusaha (NIB).
Tak hanya fokus pada ekonomi, Pemkot Probolinggo juga menaruh
perhatian pada pembangunan berbasis data yang akurat, pelestarian
lingkungan, penataan kota, hingga peningkatan sektor pendidikan. Salah
satunya melalui pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) lewat program kejar
paket serta pemberian beasiswa kuliah bagi warga kurang mampu.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, LKK di Kelurahan Kanigaran
semakin hebat, dengan sumber daya manusia yang semakin baik dan siap
menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah kelurahan,” pungkasnya.
(dev/pin)