Perkuat Peran Kader IMP, Wali Kota Probolinggo: Teruslah Bergerak, Menyentuh dan Menginspirasi Setiap Keluarga
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menegaskan pentingnya peran kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP) sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga berkualitas. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan Kader IMP Kota Probolinggo Tahun 2026 yang dirangkai dengan monitoring dan evaluasi penggerakan kader Bangga Kencana di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Senin (16/3).
KANIGARAN - Wali Kota Probolinggo Dokter
Aminuddin menegaskan pentingnya peran kader Institusi Masyarakat
Pedesaan/Perkotaan (IMP) sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga
berkualitas. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pembinaan
Kader IMP Kota Probolinggo Tahun 2026 yang dirangkai dengan monitoring
dan evaluasi penggerakan kader Bangga Kencana di Puri Manggala Bhakti
Kantor Wali Kota Probolinggo, Senin (16/3).
Dalam sambutannya, Dokter Aminuddin didampingi Wakil Wali Kota
Probolinggo Ina Dwi Lestari, menegaskan bahwa kader IMP merupakan ujung
tombak pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan
keluarga berencana (Bangga Kencana) di tingkat masyarakat.
“Kader IMP merupakan tenaga lini lapangan yang berada paling dekat
dengan masyarakat. Mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan
pelayanan, penyuluhan, serta edukasi kepada keluarga agar mampu
mewujudkan kehidupan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan nasional, termasuk
mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sangat ditentukan oleh kualitas
keluarga di tingkat lokal. Oleh karena itu, penguatan peran kader di
masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun keluarga yang sehat,
mandiri, dan berdaya saing.
Wali kota juga menekankan pentingnya kemandirian ekonomi keluarga
melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti program
Bersolek, akses pembiayaan berbunga rendah melalui Koperasi Merah Putih,
serta pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) sebagai bagian
dari upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Selain itu, ia turut mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan
lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. “Kota Probolinggo
telah meraih penghargaan Adipura (pengelolaan sampah menuju kota
bersih). Prestasi ini harus kita jaga bersama. Lingkungan yang bersih
bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mampu menarik investasi
serta mencegah berbagai permasalahan kesehatan,” ungkapnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Wali Kota Dokter Amin mendorong seluruh
kader untuk terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan kota.
“Teruslah bergerak, menyentuh, dan menginspirasi setiap keluarga. Dari
keluarga yang kuat, kita bangun masyarakat yang sehat dan mandiri menuju
Kota Probolinggo yang semakin maju dan bersolek,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana Kota Probolinggo Dokter Intan Sudarmadi, dalam
laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari
monitoring dan evaluasi (monev) penggerakan kader IMP dan Sub IMP Bangga
Kencana di Kota Probolinggo.
Menurutnya, kader IMP merupakan relawan masyarakat yang berperan
penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga di
tingkat kelurahan hingga lingkungan RT dan RW. “Mereka menjalankan
berbagai tugas penting mulai dari penyuluhan, konseling keluarga,
pendataan, hingga mendukung percepatan penurunan stunting,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk
mengukur tingkat keaktifan kader di lapangan sekaligus mengidentifikasi
berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kader
menjalankan enam peran utama secara optimal, yaitu pengorganisasian,
pertemuan kader, komunikasi informasi dan edukasi, pencatatan serta
pendataan keluarga, pelayanan, dan penguatan kemandirian masyarakat,”
ungkapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi antara
pemerintah daerah dan para kader dalam memastikan sistem pelaporan
program berjalan akurat dan terintegrasi, khususnya dalam pencatatan
data keluarga secara by name by address.
Monitoring dan evaluasi tersebut diikuti sebanyak 267 peserta yang
terdiri dari kader IMP dari berbagai kelurahan di Kota Probolinggo. Pada
kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat apresiasi secara
simbolis kepada kader IMP di lima kecamatan sebagai bentuk penghargaan
atas dedikasi mereka dalam mendukung program pembangunan keluarga.
Kegiatan ini juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo,
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Budiono Wirawan,
camat dan lurah se-Kota Probolinggo dan para koordinator Balai KB.
(mir/fa)