Rakor Penanganan Konflik Sosial, Wali Kota Soroti Inflasi hingga Cuaca Ekstrem
Pemkot Probolinggo kembali menggelar rapat koordinasi Penanganan Konflik Sosial. Selasa (24/2) pagi, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memimpin agenda rutin bulanan tersebut bersama jajaran forkopimda dan kepala perangkat daerah setempat di Ruang Command Center. Dalam rakor itu, wali kota menyampaikan beberapa topik penting, diantaranya pengendalian inflasi, keamanan, kelancaran lalu lintas, program Probolinggo Bersolek, Makan Bergizi Gratis, serta sejumlah imbauan strategis lainnya.
KANIGARAN - Pemkot Probolinggo kembali
menggelar rapat koordinasi Penanganan Konflik Sosial. Selasa (24/2)
pagi, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memimpin agenda rutin bulanan
tersebut bersama jajaran forkopimda dan kepala perangkat daerah setempat
di Ruang Command Center. Dalam rakor itu, wali kota menyampaikan
beberapa topik penting, diantaranya pengendalian inflasi, keamanan,
kelancaran lalu lintas, program Probolinggo Bersolek, Makan Bergizi
Gratis, serta sejumlah imbauan strategis lainnya.
Terkait pengendalian inflasi, dokter Amin mengatakan bahwa pemerintah
telah membuka pasar murah di kawasan GOR A. Yani untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat. Dirinya menginstruksikan agar informasi ini
disebarluaskan kepada seluruh warga agar dapat memanfaatkan program
tersebut.
“Ini mohon diinformasikan sekali lagi kepada seluruh masyarakat,
kepada seluruh keluarga untuk bisa memanfaatkan ini karena dengan pasar
murah ini juga berbagai macam kebutuhan pokok khususnya beras, minyak,
goreng, kemudian telur saya lihat ya, ada gula juga dan berbagai macam
bahan pangan yang lain,” jelasnya.
Wali
Kota juga meminta penguatan komunikasi mulai dari tingkat kecamatan
hingga kelurahan, dengan melibatkan Polisi RW serta unsur TNI dan Polri
untuk mendukung keamanan lingkungan.
“Beberapa hal yang perlu terus kita tingkatkan adalah komunikasi,
khususnya dari tingkat kecamatan sampai kelurahan. Ada Polisi RW serta
tim dari TNI dan Polri yang berada di wilayah kelurahan. Saya minta
komunikasi terus dilakukan, terutama untuk meningkatkan kewaspadaan
keamanan dan mengaktifkan kegiatan siskamling di lingkungan
masing-masing,” kata wali kota.
Berikutnya, orang nomor satu di Kota Probolinggo itu menyatakan bahwa
program Gerakan Indonesia ASRI yang digalakkan Presiden Prabowo selaras
dengan program yang telah berjalan di Kota Probolinggo, yakni
Probolinggo Bersolek.
“Kemudian, yang saat ini sedang digalakkan sebagaimana arahan Bapak
Presiden Prabowo, kita harus melaksanakan program-program dalam kegiatan
yang dikenal sebagai Gerakan Indonesia Asri. Sebenarnya, hal ini
merupakan bagian dari apa yang sudah kita laksanakan melalui program
Probolinggo Bersolek,” kata wali kota.
Mengenai
program MBG, dr. Amin berpesan kepada lurah dan camat agar turut
memantau dapur program Makan Bergizi Gratis di wilayah masing-masing,
serta terus melakukan koordinasi agar pelaksanaan program ini berjalan
sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menyikapi kondisi cuaca ekstrem, dokter Aminuddin mengimbau agar
kerja bakti terpadu rutin dilaksanakan serta menguatkan mitigasi risiko
bencana di seluruh wilayah.
“Informasi terutama mitigasi bencana alam ini setiap hari mesti
dipantau dan diinformasikan ke seluruh pihak oleh BPBD mengenai
kemungkinan-kemungkinan ee situasi cuaca yang bisa mengarah kepada cara
misalnya curah hujan ataupun ee gempa misalnya ya,” imbaunya.
Selain wali kota, jajaran perwakilan Forkopimda juga turut memberikan
arahan terkait situasi terkini di Kota Probolinggo. (dp/pin)