KADEMANGAN
- Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin kembali melanjutkan agenda Safari
Salat Jumat. Kali ini, di Masjid Baitul Ula di Kompleks Perum Kopian
Indah, Jumat (2/1). Safari Salat Jumat ini juga menjadi ajang
silahturahmi sekaligus menyapa warga sekitar.
Wali kota terlihat khusyuk mendengar isi khotbah yang disampaikan
Ustaz Zainal Khalifi yang menyampaikan tentang Muhasabah Diri Tingkatkan
Keimanan dan Ketaqwaan di Momen Tahun Baru. Usai salat, ia
berkesempatan menyapa warga.
Aminuddin menyampaikan rasa syukur atas nikmat yang diberikan dapat
berjumpa dan bersilahturahmi degan masyarakat sekitar. Menurutnya,
kegiatan safari Salat Jumat telah dilakukan selama lima bulan terakhir,
selain silahturahmi melalui kegiatan semacam itulah pihaknya dapat
mendengarkan sendiri aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah
disini saya juga bertemu sahabat lama ternyata. Syukur alhamdulillah
ini menjadi nikmat yang luar biasa. Memang safari Salat Jumat ini saya
lakukan sejak lima bulan terakhir bersama Baznas dengan datang ke
masjid-masjid untuk silahturahmi, untuk berkomunikasi dengan pengurus
takmir masjid, masyarakat dan stakeholder lainnya. Prinsip kami dengan
berkomunikasi bersama segenap pihak, dengan begini saya akhirnnya juga
bisa mendengarkan secara pribadi apa yang disampaikan,” ujarnya.
Pada kesempayan itu, wali kota juga menyampaikan sejumlah program
kerja yang telah dilaksanakannya selama kurang lebih sepuluh bulan
terakhir sejak dilantik. Salah satunya yakni terkait program Probolinggo
Bersolek.
“Tugasnya
Pak RT/RW untuk sering-sering mengajak warganya kerja bakti ya. Selain
untuk tetap menjaga kenyamanan dan kebersihan Kota Probolinggo. Saya
harapkan jargon Probolinggo Bersolek ini bukan hanya simbol tapi juga
mengajak segenap masyarakat untuk peduli dengan lingkungan sekitar,”
seru Aminuddin.
Beberapa waktu lalu, lanjut wali kota, saluran air semuanya sudah
dibersihkan. “Dan alhamdulillah tujuannya apa bapak-bapak? Selain bersih
dan sehat ini dilakukan untuk mencegah banjir. Insyaallah tidak ada
banjir air yang menggenang sampai berhari-hari ya. Kalaupun ada, itu
juga adaptasi perubahan fisik irigasi-irigasi yang ada, dan kita juga
akan terus pantau,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat sekitar untuk tetap menjaga
kebersihan lingkungan sekitar di saat musim hujan, peduli terhadap
lingkungan dan masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan serta
meminimalisir terjadinya dampak banjir. (Dev/fa)