Sinergitas LKK dan Kelurahan Jrebeng Kidul Diperkuat, Dukung Program Kota Probolinggo Bersolek
Kelurahan Jrebeng Kidul menggelar kegiatan pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) bertema “Sinergitas LKK dan Pemerintah Kelurahan dalam Mendukung Implementasi Program Bersolek Kota Probolinggo” pada Kamis (16/4) siang. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua RW 1 Pokmas Salju, yang diikuti sekitar 125 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Wonoasih — Kelurahan Jrebeng Kidul menggelar kegiatan pembinaan
Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) bertema “Sinergitas LKK dan
Pemerintah Kelurahan dalam Mendukung Implementasi Program Bersolek Kota
Probolinggo” pada Kamis (16/4) siang. Kegiatan ini dilaksanakan di
kediaman Ketua RW 1 Pokmas Salju, yang diikuti sekitar 125 peserta dari
berbagai unsur masyarakat.
Lurah Jrebeng Kidul, Muhammad Gozali, menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bagian dari upaya meningkatkan kolaborasi antara lembaga
kemasyarakatan dan pemerintah kelurahan dalam pembangunan wilayah.
“Pembinaan
ini dilaksanakan sebagai langkah bersama untuk mewujudkan lingkungan
kelurahan yang lebih tertata, berdaya, dan berkelanjutan melalui peran
aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut didasarkan pada program kerja
kelurahan tahun 2026 serta komitmen bersama dalam mendukung Program
Bersolek (Bersih, Elok, Ramah, Sejahtera, Original, Lestari, Edukatif,
dan Kreatif).
Ada pun tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan pemahaman LKK
terhadap program Bersolek, mendorong sinergi dengan pemerintah
kelurahan, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta
mengoptimalkan peran masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menegaskan
pentingnya peran LKK sebagai penggerak partisipasi masyarakat di tingkat
kelurahan. “Kalau tidak ada LKK, kelurahan tidak akan bisa bergerak
maksimal. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan
masyarakat,” tegas Amin.
Ia
juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui program
Koperasi Merah Putih dan kemudahan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB)
yang telah difasilitasi secara gratis oleh pemerintah.
Menurut orang nomor satu di Kota Probolinggo ini, program Bersolek
menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui penataan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi berbasis potensi
lokal.
“Kunci keberhasilan pembangunan ada di masyarakat. Kalau semua bergerak, maka kesejahteraan akan meningkat,” tambahnya.
Peserta
yang hadir meliputi pengurus LKK, PKK, Karang Taruna, RT/RW, Babinsa,
Bhabinkamtibmas, Linmas, kader Posyandu, kelompok disabilitas, pelaku
UMKM, Forum Anak, hingga perwakilan kampung KB.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian bantuan secara simbolis
kepada empat penerima manfaat dalam program Roso Gisik (Gerakan PKK
Peduli Gizi).
Salah satu penerima manfaat, Jamal, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami, terutama untuk pemenuhan gizi sehari-hari,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ngajiya yang berharap program tersebut terus berlanjut.
“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi warga. Kami merasa diperhatikan dan terbantu,” ujarnya. (es/pin)