KANIGARAN
– Fix! Commuter Line yang rencananya dinamai SUPASPRO (Surabaya –
Pasuruan – Probolinggo) bakal beroperasi paling lambat 1 Maret 2026.
Kabar ini pun disambut bahagia oleh Pemerintah Kota Probolinggo serta
masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Dengan jadwal dua kali
pemberangkatan, Commuter Line SUPASPRO dikenai tarif Rp 8000 sekali
perjalanan.
"Kami memang menunggu - nunggu kehadiran Bapak dan tim di Kota
Probolinggo, karena sesuai dengan apa yang kita lakukan sudah audiensi
dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan ini bersambut,
terus ada follow up-nya," kata Wali Kota Aminuddin.
Dokter
Amin – sapaan wali kota, menjelaskan dalam program pelaksanaan
pembangunan Kota Probolinggo mengangkat 3 tema besar yakni, Kota
Probolinggo sebagai Penyangga Pelabuhan, Penyangga Daerah Transit dan
Penyangga Pariwisata. Dengan tema besar ini, disambut adanya Commuter
Line akan semakin banyak orang datang ke Kota Probolinggo.
Pembahasan pengajuan perpanjangan rute, jelas Dokter Amin, dilakukan
sejak enam bulan lalu. Dimulai berkomunikasi dengan DAOPS 9 Jember
kemudian berkoordinasi dengan kementerian. Persiapan ini dibarengi
revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo yang diharapkan menjadi daya
tarik destinasi wisata bagi wisatawan.
"Intinya kami sudah sangat siap menerima Kereta Commuter di Kota
Probolinggo, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Jajaran
Direksi PT KCI yang berkenan hadir di Kota Probolinggo," imbuh wali kota
di Command Center, Kamis (22/1).
Dalam audiensi tersebut, President Director PT Kereta Commuter
Indonesia Mochamad Purnomosidi menjelaskan tentang KCI yang merupakan
bagian dari PT KAI dalam rangka mendukung proses bisnis. KCI
mengoperasikan kereta subsidi dengan jarak pendek sampai menengah
seperti kereta urban, dan lain sebagainya.
Purnomosidi
menambahkan ada beberapa hal yang bisa disinergikan dalam rangka
mencapai program Probolinggo Bersolek. "Intinya kami siap support,
memang sementara ini kami memperpanjang perjalanan KA Supas ke
Probolinggo, tapi dengan kondisi yang ada kemudian nanti kalau
demand-nya sudah cukup untuk satu rangkaian, mungkin nanti akan kita
create kereta baru, kereta untuk Probolinggo, bener - bener rutenya dari
Probolinggo - Surabaya. Harapan kami bisa kita lakukan bersama sinergi
bersama agar masyarakat Probolinggo bisa menggunakan angkutan yang kita
persiapkan ini," imbuhnya.
Terkait jadwal operasional Kereta Commuter Surabaya - Pasuruan -
Probolinggo (SUPASPRO) sementara ini ada 2 frekuensi, yang pertama pagi
pukul 04. 10 WIB sampai Surabaya sekitar pukul 06.45 WIB, malam hari
dari Surabaya pukul 18.10 WIB masuk Kota Probolinggo sekitar pukul 20.57
WIB, dengan tarif maksimal Rp 8000 dimana sesuai aturan jarak kurang
dari 85 KM tarifnya Rp 6500, diatas 85 KM Rp 8.000.
Tentunya, tarif ini menunggu persetujuan dari Kementerian
Perhubungan. Untuk tiket hanya bisa dipesan secara online melalui KAI
Access. "Kami sangat antusias dan berharap bahwa perpanjangan Supas bisa
semakin menarik, semakin berkembang di Probolinggo ini. Kami support
full kereta ini sehingga harapan kami sama, bisa kita operasikan sebelum
1 Maret 2026. Terima kasih, semoga yang kita programkan menjadi nilai
manfaat masyarakat Kota Probolinggo khususnya," pungkas Purnomo.
Ditemui
usai audiensi, Wali Kota Dokter Amin menegaskan rasa syukurnya atas
kepastian tanggal operasional Commuter Line SUPASPRO ini. Dengan harga
yang murah dan sangat ekonomis, masyarakat dapat mengunakan moda
transportasi baru dari Probolinggo ke Surabaya maupun sebaliknya.
“Mudah-mudahan terus berkembang, masyarakat banyak menggunakan moda
transportasi baru ini sehingga multiplier effect di pariwisata dan
ekonomi dapar dirasakan,” imbuh Dokter Amin. Ia juga mengimbau
masyarakat ikut menjaga keamanan kereta api, khususnya masyarakat di
area perlintasan di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.
Hadir dalam kegiatan itu Finance Director PT KCI Nugroho Dwi
Sasongko, Operation And Commercial Director PT KCI Heri Siswanto, Area
VIII Surabaya Manager PT KCI Bayu Gunawan, Documentation And Protocol
Manager PT KCI Erfan Ardiansyah, Deputy Pengamanan DAOP 9 Jember PT KAI
(Persero) Abdus Samad, Kepala Stasiun Probolinggo Puji Purwanto.
Sementara dari pihak Pemkot Probolinggo ada Pj Sekda Rey Suwigtyo, para
asisten dan kepala perangkat daerah terkait. (Crl/fa)