Tingkatkan Kapasitas dan Kinerja LKK dalam Mendukung Keluarga Berkualitas di Kota Probolinggo
Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai motor penggerak pembangunan berbasis keluarga. Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Probolinggo Aminuddin saat membuka Pelatihan dan Pembinaan LKK di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kamis (2/4).
KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo
terus memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) sebagai
motor penggerak pembangunan berbasis keluarga. Komitmen ini ditegaskan
Wali Kota Probolinggo Aminuddin saat membuka Pelatihan dan Pembinaan LKK
di Kelurahan Curah Grinting, Kecamatan Kanigaran, Kamis (2/4).
Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Melalui Program Keluarga Berkualitas” ini menjadi momentum penting dalam
mendorong penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat di tingkat
kelurahan.
Wali
Kota Aminuddin menegaskan bahwa LKK memiliki peran strategis sebagai
mitra pemerintah di lini terdepan dalam pembangunan masyarakat. “LKK
bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan ujung tombak dalam menggerakkan
partisipasi warga serta menjadi jembatan antara pemerintah dengan
masyarakat,” tegasnya.
Peran tersebut, lanjutnya, menjadi sangat penting karena pembangunan
daerah sejatinya berawal dari lingkup paling kecil, yaitu keluarga. Oleh
sebab itu, kualitas keluarga menjadi faktor penentu keberhasilan
pembangunan secara keseluruhan.
“Dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang sehat,
cerdas, dan berakhlak, sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri
dan sejahtera,” ujar wali kota.
Lebih lanjut, Dokter Aminuddin menjelaskan bahwa keharmonisan
keluarga perlu dibangun melalui nilai sakinah, mawaddah, warahmah. Nilai
tersebut mencerminkan cinta, kedamaian, dan kasih sayang yang harus
diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk melalui program
keluarga berencana yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian
kelahiran, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga.
Selain
itu, wali kota juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas LKK,
khususnya dalam perencanaan program berbasis kebutuhan warga, penguatan
data keluarga, serta optimalisasi kegiatan posyandu dan dasa wisma
secara berkelanjutan.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Probolinggo memberikan
perhatian serius terhadap penanganan anak putus sekolah melalui program
beasiswa dan subsidi pendidikan. “Jangan sampai anak-anak kita putus
sekolah. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai bantuan agar mereka dapat
menyelesaikan pendidikan minimal hingga SMA,” ungkapnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi aktif
dalam program Probolinggo Kota Bersolek, yang menitikberatkan pada
kebersihan lingkungan, penataan kawasan, serta pemanfaatan pekarangan
untuk kegiatan produktif seperti hortikultura. “Kunci utama pembangunan
adalah kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat. LKK harus menjadi
penggerak gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.
Menutup
sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan
kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam membangun keluarga berkualitas.
“Mari kita bergerak bersama, tidak hanya berhenti pada perencanaan,
tetapi menghadirkan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat,”
pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pokmas Janur Kuning, Rikuh Legowo, menyampaikan
kegiatan ini bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan
masyarakat di tingkat kelurahan. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk
meningkatkan kapasitas dan kinerja pengurus LKK, mulai dari RT, RW, LPM,
Karang Taruna, PKK, Posyandu, hingga kelompok disabilitas, dalam
mendukung program keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,”
jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang diikuti sebanyak 125 pengurus LKK
Kelurahan Curah Grinting ini diharapkan mampu meningkatkan peran serta
masyarakat dalam pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kualitas
hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi
peningkatan kapasitas kelembagaan serta kesejahteraan masyarakat di
Kelurahan Curah Grinting,” ujarnya. (mir/fa)