KANIGARAN
– Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memimpin apel hari pertama kerja
tahun 2026, Senin (5/1). “Kita ulangi ya untuk semangat pagi ini. Ini
sudah 2026, mungkin masih ada yang lupa. Selamat pagi!” serunya
mengulang ucapan selamat pagi untuk membangkitkan semangat peserta apel
di halaman Kantor Wali Kota.
Apel ini diikuti Wawali Ina Dwi Lestari, Pj Sekretaris Daerah Rey
Suwigtyo, kepala perangkat daerah, camat, staf di lingkungan Sekretariat
Daerah serta perwakilan perangkat daerah di luar Sekretariat Daerah.
Bertindak sebagai Komandan Upacara Kabag Hukum Aditya Ramadhan Lawado.
Wali
Kota Aminuddin mengingatkan seluruh ASN agar benar-benar meninggalkan
pola pikir tahun sebelumnya dan siap menatap tantangan 2026. Ia juga
menyampaikan rasa syukur atas capaian Pemerintah Kota Probolinggo
sepanjang tahun 2025. Tercatat, sebanyak 23 penghargaan tingkat nasional
dan umum berhasil diraih.
“Penghargaan-penghargaan itu sampai penuh. Ini jadi tanda bahwa ke
depan kita perlu menyiapkan ruang yang lebih layak,” ungkapnya, seraya
menyampaikan rencana renovasi Kantor Wali Kota pada tahun 2027 agar
tampil lebih megah dan representatif.
Tahun 2026 akan menjadi era penguatan kinerja berbasis evaluasi dan
pemantauan berkala. Seluruh kinerja, mulai dari tingkat kelurahan hingga
PD, akan terpantau secara rutin melalui dashboard kinerja. “Ke depan,
kinerja tidak lagi menunggu akhir tahun. Dalam hitungan bulan bahkan
minggu, semua akan terpantau. Bukan untuk menekan, tapi untuk memastikan
target tercapai,” tegas Aminuddin.
Ia
optimistis, jika setiap PD mampu mencapai minimal 80 persen target
kinerja, maka jumlah penghargaan di tahun 2026 bisa meningkat drastis
hingga 50 penghargaan atau lebih. “Tidak perlu ngoyo, jalani tupoksi
dengan konsisten,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga memaparkan sejumlah proyek
strategis yang akan mulai terlihat hasilnya di tahun 2026. Mulai dari
pembukaan kembali Alun-Alun pada 10 Januari, pengembangan kawasan
Soekarno-Hatta, revitalisasi GOR Ahmad Yani, pembangunan kawasan Cokro,
hingga meningkatnya minat investasi swasta yang mulai melakukan studi
lokasi di Kota Probolinggo.
Menutup
arahannya, Wali Kota Aminuddin mengajak seluruh peserta apel untuk
terus menjaga semangat pengabdian demi mewujudkan visi “Probolinggo
Bersolek”. Ajakan itu kemudian dikukuhkan dengan menyanyikan lagu Maju
Tak Gentar dengan penuh semangat, dengan kepalan tangan yang diayunkan
serentak oleh seluruh peserta apel.
Apel perdana ini pun menjadi penanda kuat bahwa tahun 2026 bukan
sekadar pergantian angka, melainkan awal langkah besar menuju perubahan
nyata bagi Kota Probolinggo. Dengan semangat baru, kolaborasi dan
komitmen bersama, Pemerintah Kota Probolinggo optimistis mampu menjawab
amanah masyarakat dan menghadirkan pembangunan yang semakin terasa
manfaatnya. (dy/fa)