Wali Kota Dorong Peran Alumni IKA-UB Probolinggo Raya Tingkatkan IPM dan Wujudkan Probolinggo Kota Bersolek
Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB) Probolinggo Raya menggelar Halal Bihalal yang bertema Silahturahmi Menguatkan Harmoni Kebersamaan, Sabtu (11/4) di Puri Manggala Bakti. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran strategis alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
KANIGARAN — Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA-UB)
Probolinggo Raya menggelar Halal Bihalal yang bertema Silahturahmi
Menguatkan Harmoni Kebersamaan, Sabtu (11/4) di Puri Manggala Bakti.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi
sekaligus memperkuat peran strategis alumni dalam mendukung pembangunan
daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin,
Ketua IKA-UB Probolinggo Raya Tri Septa Agung Pamungkas, Asisten
Administrasi Umum Setda Agus Effendi, serta sejumlah alumni dari
berbagai lintas generasi dan profesi. Suasana hangat dan penuh
kekeluargaan mencerminkan kuatnya jejaring serta semangat kolaborasi
yang terbangun.
Dalam
sambutannya, Ketua IKA-UB Probolinggo Raya, Tri Septa Agung Pamungkas
menekankan, bahwa soliditas dan kerukunan merupakan fondasi utama
sebelum organisasi dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia
menilai, kekuatan utama IKA-UB terletak pada jejaring alumni yang luas
dengan latar belakang intelektual yang beragam.
“Soliditas dan kebersamaan menjadi kunci. Dengan potensi ribuan
alumni yang kita miliki, IKA-UB siap menjadi mitra strategis pemerintah
dalam mendorong pembangunan masyarakat di Kota dan Kabupaten
Probolinggo,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan halal bihalal ini tidak hanya
sebagai ajang silaturahmi, tetapi memiliki makna filosofis sebagai
momentum memperkuat persatuan serta meredam potensi konflik di tengah
masyarakat. “Melalui kebersamaan ini, kita ingin memperkuat persatuan
dan menghadirkan kontribusi nyata demi kemajuan bersama yang
berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara
itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menyampaikan bahwa halal
bihalal merupakan ruang konsolidasi untuk membangun energi kolektif
dalam berkontribusi bagi daerah. “Ini bukan hanya silaturahmi, tetapi
momentum untuk memperkuat jejaring dan membangun kontribusi nyata bagi
kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi lintas
sektor melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah,
akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Dalam konteks ini, alumni
Universitas Brawijaya dinilai memiliki peran strategis sebagai sumber
daya manusia unggul.
Wali kota mengaitkan peran alumni dengan upaya peningkatan Indeks
Pembangunan Manusia (IPM) Kota Probolinggo. Menurutnya, kualitas
pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat sangat dipengaruhi
oleh kontribusi kalangan terdidik. “IPM menjadi indikator penting
kemajuan daerah. Peran alumni sangat dibutuhkan agar Kota Probolinggo
mampu bersaing dan tidak tertinggal dari daerah lain,” tegasnya.
Ia
juga mengajak para alumni untuk aktif memberikan masukan konstruktif,
menghadirkan inovasi, serta menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya
dalam mendukung UMKM lokal agar naik kelas.
Dokter Aminuddin juga kembali menegaskan visi pembangunan Probolinggo
Kota Bersolek sebagai arah bersama yang harus diwujudkan melalui
kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Probolinggo Kota Bersolek bukan
sekadar slogan, tetapi komitmen bersama. Dibutuhkan kesiapan kolektif
dan sinergi nyata dari semua pihak, termasuk para alumni,” imbuhnya.
(mir/fa)